Get this widget!
Pencarian
 
 

Display results as :
 

 


Rechercher Advanced Search

Latest topics
» Ready Stock Guci Emboss Burger Trisensa
by renaldy Tue Feb 28, 2017 8:25 am

» Ready Stock Ember 12 Galon + Tutup Pc-10 Lion Star
by renaldy Mon Feb 27, 2017 8:35 am

» Ready Stock Crystal F6937s Soga
by renaldy Sat Feb 25, 2017 8:40 am

» Ready Stock Corong Ld-01 6cm
by renaldy Fri Feb 24, 2017 8:19 am

» Ready Stock Excel Container L-4 Xc-12 Lion Star
by renaldy Thu Feb 23, 2017 8:51 am

» Ready Stock Baterai Alkaline AA Abc
by renaldy Wed Feb 22, 2017 8:31 am

» Ready Stock Baskom No. 18 Komet Star
by renaldy Tue Feb 21, 2017 8:33 am

» Ready Stock Kursi High Stool G-6 Lion Star
by renaldy Mon Feb 20, 2017 8:27 am

» Ready Stock Bak Segi 302 Komet Star
by renaldy Sat Feb 18, 2017 8:26 am

» Ready Stock Bak Basin Usa 27 Ba-26 Lion Star
by renaldy Fri Feb 17, 2017 8:25 am

Flor Advertising
free forum

free forum

free forum

RSS feeds


Yahoo! 
MSN 
AOL 
Netvibes 
Bloglines 



Jadi Karyawan Rawan Depresi

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Jadi Karyawan Rawan Depresi

Post by FLOR_ID on Wed Oct 03, 2012 1:07 pm

Jadi Karyawan Rawan Depresi



+++++

Depresi semakin akrab saja dirasakan manusia di zaman modern, terutama para pekerja. Menurut sebuah survei terhadap 7.000 orang di 7 negara Eropa, sekitar 1 dari 10 karyawan menderita depresi.

Gejala depresi dapat dikelompokkan dalam tidak mampu menikmati hidup, sedih berkepanjangan, merasa tidak berguna, suka menyendiri, dan sering kali diikuti dengan keluhan tidak nafsu makan, cepat lelah, dan sulit tidur.

Menurut survei yang dilakukan oleh European Depression Association (EDA) di Inggris, Jerman, Italia, Denmark, Turki, Spanyol, dan Perancis, sekitar 20 persen responden pernah mendapatkan diagnosis depresi. Paling banyak di Inggris (26 persen) dan Italia paling rendah (12 persen).

Akibat dari depresi tersebut, banyak karyawan yang mengambil cuti sakit. Selain itu, hilangnya produktivitas karena karyawan tidak masuk kerja atau performa kerja yang menurun menyebabkan ongkos ekonomi tersendiri.

Para karyawan yang pernah menderita depresi mayoritas tidak memberi tahu atasan mereka karena takut hal itu bisa mengancam karier mereka.

"Hasil survei ini menunjukkan masih perlunya peningkatan kesadaran dan dukungan bagi pekerja dan atasan untuk mengenali dan mengatur depresi di tempat kerja," kata Dr Vincenzo Costigliola, Presiden EDA.

Sayangnya tidak disebutkan faktor apa sajakah yang membuat para karyawan tersebut depresi. Seperti halnya banyak penyakit mental, depresi bisa muncul karena berbagai hal, seperti trauma, keturunan, hingga stres tinggi dan masalah keuangan.

"Depresi di tempat kerja dampaknya bisa serius karena itu perlu ada perhatian serius," katanya.


sumber: kompas.com
avatar
FLOR_ID
Flor Habbit
Flor Habbit

Jumlah posting : 135
Points : 419
Reputation : 6
Join date : 30.09.12
Age : 32
Lokasi : Bandung

Lihat profil user http://www.dennymartha.blogspot.com

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik